May 2013
2 posts
So this is a first writing in tumblr after gazillion years.
tanpa memperpanjang mukadimah, dalam kesempatan yang berbahagia ini saya hendak bercerita mengenai keimpulsivan diri ini. Tetiba* saya tertarik mengirim post card kemanapun pada siapapun. Semua ini gegara* seorang mbak saya yang melankolis konvensional di jogja meminta saya mengoleh-olehi beliau kartu pos yang puitis dari tempat yang saya datangi ketika perjalanan dinas tempo hari. Meski pada akhirnya saya gagal menemukan pesanan beliau, saya jadi kepikiran mengenai kartu pos thing ini. Saya penasaran juga dengan sensasi menanti datangnya kiriman ala konvensional begini. penasaran juga dengan rasanya membaca tulisan tangan dari orang yang menulis untuk kita. tanpa ba bi bu saya kemudian mencoba mencari fenomena ini di internet. banyak sumber yang menyebut postcrossing(dot)com. Then I just entered the site and voila! saya punya akun di sana hahahaha. belum kepikiran mau beli kartu pos di mana, mau tulis apa, dan gimana-gimana yang lain. dengan sotoy saya request alamat untuk dikirimi. tercatat 3 alamat dari negara yang berbeda, Jerman, Rusia, dan Belarus. Seorang teman dari Jepang juga minta dikirimi, begitu juga seorang sahabat dari Jakarta. matek, kartunya belum ada.
Saya lalu browsing mencari lokasi belinya. Jangan jauh-jauh dari blok M kalo bisa, karena akan sulit cari waktu untuk sekedar cari2 kartu pos lucu di luar jam kantor. Sebuah blog cukup lengkap memberi referensi tentang where-to-buy ini. dia menyebut Pasaraya, yang jaraknya hanya se-kepeleset-an dari tempat saya mencari nafkah. Sayang seribu sayang, ketika ke sana rupanya tidak ada. ada juga kartu ucapan lebaran katanya -..- yasudah saya coba peruntungan dengan mencari di Blok M square yang letaknya juga tidak jauh dari Pasaraya. Di toko Andong (menjual craft-craft seperti di mirota batik) ternyata ada. itu juga mbaknya pake bingung waktu saya tanya kartu pos, doi bilang gak ada. trus dia tanya kalo postcard mau mbak? aih matek. postcard yo kartu pos kuwiiiiii mbaaaknyaaaa. *huft!* Saya beli dua saja di tempat ini. Pilihannya tidak terlalu banyak dan gambarnya juga kayak pudar-pudar gitu dan harganya maharani cin, 7.500 per lembar.
Lalu saya kepikiran kartu pos lucu dan murah di jogja yang pernah saya liat dulu. Akhirnya saya minta tolong adik saya yang sedang kuliah di sana untuk membelikannya dan doi mau. hehehe lalala yeyeyeye. mungkin senin nanti ada paket kartu pos di kantor untuk saya :P
Tidak ingin membuang waktu untuk mengirimkan, karena saya juga akan lebih cepat menerima kartu pos balasan dari postcrosser lainnya, hari sabtu ini saya beranjak ke Kantor Pos besar di Pasar Baru, Jakarta Pusat. Di sana saya ke kantor filateli dan membeli beberapa prangko termasuk yang edisi 150 Tahun Palang Merah Internasional *promosi* :P kantor ini juga jual prangko-prangko ciamik lain, juga yang edisi sepesial. Di emperannya ada jualan kartu pos dengan pilihan yang lebih variatif (mayoritas sih gambar pemandangan Indonesia, Rumah adat dan budaya-budaya Indonesia). harganya juga cuma 1500-2000 an. lumayan kan 15.000 udah dapet beberapa yang bagus. Oya, kantor filatelinya jam 2 tutup kalo hari sabtu. datang sebelum jam tersebut biar ga terburu-buru kayak saya tadi -__-


Saya juga langsung menuntaskan niat mengirim ke 3 alamat di Eropa sana. karena buru-buru pelayanan kantor posnya mau tutup, saya cuma kirim untuk 3 alamat dari postcrossing tersebut. Kira-kira waktu pengirimannya 10 hari kata mbak petugasnya. Untuk teman-teman dari Jepang dan Jakarta akan saya kirim di hari lain karena tadi buru-buru. maaf yes. hehehe…
Wish me luck, semoga kartu-kartu tersebut tiba dengan selamat di pangkuan penerimanya. Updatean mengenai kegiatan selo ini akan saya hadirkan di sini nanti.
Saran saya, coba deh kegiatan selo ini. karena dalam keseloan terdapat kespektakuleran. #apasih #abaikan
Ciao!

*penggunaan diksi ini hanya ikut arus pergaulan dunia maya. maafkan saya.